Dua ekor sapi qurban dari Bupati Padang Pariaman H. Jhon Kenedi Azis dan H. Azwar Wahid resmi tiba di Lubuak Gadang, menandai babak baru tradisi qurban di Nagari III Koto Aur Malintang.
Dua ekor sapi qurban dari Bupati Padang Pariaman H. Jhon Kenedi Azis dan H. Azwar Wahid resmi tiba di Lubuak Gadang, menandai babak baru tradisi qurban di Nagari III Koto Aur Malintang.
Satu ekor sapi dipersembahkan oleh Bupati Padang Pariaman H. Jhon Kenedi Azis, dan satu ekor lainnya dari H. Azwar Wahid (Haji Sagi), perantau asal Kecamatan IV Koto Aur Malintang yang dikenal kerap memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat.
Ini menjadi pertama kalinya dalam sejarah Korong Baringan, Lubuak Gadang, ibadah qurban dilaksanakan langsung di tengah-tengah masyarakat setempat. Sebelumnya, warga Lubuak Gadang belum pernah merasakan momen penyembelihan hewan qurban di wilayah mereka sendiri.
Momen bersejarah ini pun terasa semakin istimewa dengan hadirnya Pj. Wali Nagari III Koto Aur Malintang, Mitra Susanto, S.Sos, yang langsung memimpin prosesi penyerahan sapi qurban sekaligus mewakili Bupati Padang Pariaman H. Jhon Kenedi Azis. Turut mendampingi, Anggota Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman, H. Azwar Mardin, Korong Kampung Baringan, Jhoni Hendri, serta pengurus KDMP dan tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran para tokoh tersebut semakin menambah kehangatan suasana, dan masyarakat Korong Baringan pun menyambut kedatangan kedua sapi qurban ini dengan penuh rasa syukur dan haru. Untuk pertama kalinya, Idul Adha di Lubuak Gadang kini terasa benar-benar lengkap dan bermakna.
Rasa haru dan syukur itu tergambar jelas dari ungkapan Yet Mariati, warga asli Lubuak Gadang, yang tak kuasa menyembunyikan kegembiraannya.
"Kami sangat bersyukur sekali, ini pertama kali kami bisa menyaksikan dan merasakan qurban langsung di kampung kami sendiri. Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada Bapak Bupati H. Jhon Kenedi Azis dan Haji Sagi atas perhatian dan kepeduliannya kepada kami di Lubuak Gadang. Semoga Allah SWT membalas kebaikan beliau berdua dengan pahala yang berlipat ganda dan selalu diberikan kesehatan serta keberkahan," ujar Yet Mariati Warga Lubuak Gadang.
Kehadiran qurban perdana ini diharapkan menjadi tradisi yang terus tumbuh dan berlanjut di Lubuak Gadang, sekaligus menjadi cerminan nyata kepedulian pemimpin daerah dan tokoh masyarakat terhadap warga hingga ke pelosok nagari di Kabupaten Padang Pariaman.
